
Ada 3 kata kerja yang penting dalam Matius 16 : 24 MENYANGKAL, MEMIKUL DAN MENGIKUT. Dalam Alkitab selalu ada paradox kalimat yang sangat jelas menabur, menuai, memberi akan diberi, ada salib ada mahkota. Kadangkala Allah memakai padang gurun, salib, persoalan yang terjadi untuk membawa kita lebih dekat lagi dengan Tuhan.
I. Arti memikul salib : memikul salib itu yang Yesus pakai untuk menjalaskan tentang penderitaan. Tuhan bilang syarat untuk menjadi muridNya hanya satu yaitu rela memikul salib menderita bagi Dia. Hal ini mutlak bahwa setiap orang yang mengikut Yesus harus menyangkal diri dan memikul salib – menderita bersama Dia.
II. Salib = Kemuliaan : Sementara kta memperhatikan dunia tempat dimana kita tinggal dan hidup sangat berbeda dengan konsep dan nilai dari Firman Tuhan. Dunia mengatakan : hidup enak jauhi kesusahan, penderitaan harus dihindari. Tapi apa yang Yesus katakan ? Luk 9 : 23 ”setiap orang yang mengikut aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut aku. Yesus mengajarkan kita supaya kita mau menderita, memikul salib. Jarang sekali ada orang yang mengajarkan tentang penderitaan, padahal tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan.
Roma 8 : 17 – 18 : ”Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris,...yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Kemuliaan Allah hanya diberikan kepada mereka yang mau menderita bersama dengan Dia. Contoh : Logo Youth Shakers Salib, Mahkota, Singa dan Perisai (dijelaskan)
Mengapa Yesus dimuliakan ? Yes 53 : 3 menjawab dari pertanyaan tersebut ”Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Garis bawahi dan yang biasa menderita kesakitan. Ternyata Yesus sudah biasa dengan penderitaan. Dia taat dan tidak memberontak terhadap keadaan yang Ia harus alami. Yesus tau bahwa penderitaan yang dialami dari sejak masa muda merupakan sebagai persiapan dari setiap pelayananNya. Dan karena Dia rela menderita karena kehendak Bapa, maka Bapa mempermuliakanNya.
Demikian juga dengan kita, penderitaan yang kita alami adalah persiapan Allah agar kita siap buat dimuliakanNya di masa depan, tapi jangan salah paham terlebih dahulu bahwa penderitaan yang dimaksud bukanlah penderitaan karena kemalasan, kebodohan atau kesalahan kita tapi penderitaan yang karena kita menuruti perintahNya.
III. Penderitaan itu Anugrah Allah Filipi 1 : 29; banyak orang berpikir bahwa apakah Allah sekejam itu ? Tidak ! tetapi Allah mau kita rela menderita bagi Dia.
Watchman Nee mengatakan : ada banyak penderitaan yang bisa kita hndari kalau kita mau, namun kalau kita ingin dipakai Allah, adalah sesuatu yang mutlak untuk memilih jalan penderitaan bagi Dia. PertanyaanNya bukanlah seberapa banyak penderitaan yang kita alami namun bagaiman kita menghadapinya. Penderitaan mungkin tidak harus dihadapi tiap hari tetapi kita harus siap menderita setiap hari.
Billy Graham mengatakan :
To recieve Jesus : costs nothing
To follow Jesus : costs something
To serve Jesus : costs everything
Artinya kerelaan untuk memikul salib dari membayar harga sanagt diperlukan kta untuk melayani Dia.
Sekali lagi bahwa penderitaan memikul salib bukan sekedar perhiasan kalung di leher dan anting di telinga yang berbentuk salib. Pada zaman Yesus Cuma orang yang bakal dihukum mati yang salib itu lambang kehinaan dan kematian artinya kematian terhadap keakukan kita dan kerelaan mengalami kehinaan bersama Kristus, sehingga bukan kita lagi yang hidup melainkan Kristus yang hidupdi dalam kita (Gal 2 : 20). Sekali lagi tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan.
I. Arti memikul salib : memikul salib itu yang Yesus pakai untuk menjalaskan tentang penderitaan. Tuhan bilang syarat untuk menjadi muridNya hanya satu yaitu rela memikul salib menderita bagi Dia. Hal ini mutlak bahwa setiap orang yang mengikut Yesus harus menyangkal diri dan memikul salib – menderita bersama Dia.
II. Salib = Kemuliaan : Sementara kta memperhatikan dunia tempat dimana kita tinggal dan hidup sangat berbeda dengan konsep dan nilai dari Firman Tuhan. Dunia mengatakan : hidup enak jauhi kesusahan, penderitaan harus dihindari. Tapi apa yang Yesus katakan ? Luk 9 : 23 ”setiap orang yang mengikut aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut aku. Yesus mengajarkan kita supaya kita mau menderita, memikul salib. Jarang sekali ada orang yang mengajarkan tentang penderitaan, padahal tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan.
Roma 8 : 17 – 18 : ”Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris,...yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Kemuliaan Allah hanya diberikan kepada mereka yang mau menderita bersama dengan Dia. Contoh : Logo Youth Shakers Salib, Mahkota, Singa dan Perisai (dijelaskan)
Mengapa Yesus dimuliakan ? Yes 53 : 3 menjawab dari pertanyaan tersebut ”Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Garis bawahi dan yang biasa menderita kesakitan. Ternyata Yesus sudah biasa dengan penderitaan. Dia taat dan tidak memberontak terhadap keadaan yang Ia harus alami. Yesus tau bahwa penderitaan yang dialami dari sejak masa muda merupakan sebagai persiapan dari setiap pelayananNya. Dan karena Dia rela menderita karena kehendak Bapa, maka Bapa mempermuliakanNya.
Demikian juga dengan kita, penderitaan yang kita alami adalah persiapan Allah agar kita siap buat dimuliakanNya di masa depan, tapi jangan salah paham terlebih dahulu bahwa penderitaan yang dimaksud bukanlah penderitaan karena kemalasan, kebodohan atau kesalahan kita tapi penderitaan yang karena kita menuruti perintahNya.
III. Penderitaan itu Anugrah Allah Filipi 1 : 29; banyak orang berpikir bahwa apakah Allah sekejam itu ? Tidak ! tetapi Allah mau kita rela menderita bagi Dia.
Watchman Nee mengatakan : ada banyak penderitaan yang bisa kita hndari kalau kita mau, namun kalau kita ingin dipakai Allah, adalah sesuatu yang mutlak untuk memilih jalan penderitaan bagi Dia. PertanyaanNya bukanlah seberapa banyak penderitaan yang kita alami namun bagaiman kita menghadapinya. Penderitaan mungkin tidak harus dihadapi tiap hari tetapi kita harus siap menderita setiap hari.
Billy Graham mengatakan :
To recieve Jesus : costs nothing
To follow Jesus : costs something
To serve Jesus : costs everything
Artinya kerelaan untuk memikul salib dari membayar harga sanagt diperlukan kta untuk melayani Dia.
Sekali lagi bahwa penderitaan memikul salib bukan sekedar perhiasan kalung di leher dan anting di telinga yang berbentuk salib. Pada zaman Yesus Cuma orang yang bakal dihukum mati yang salib itu lambang kehinaan dan kematian artinya kematian terhadap keakukan kita dan kerelaan mengalami kehinaan bersama Kristus, sehingga bukan kita lagi yang hidup melainkan Kristus yang hidupdi dalam kita (Gal 2 : 20). Sekali lagi tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar